Langsung ke konten utama

Dua Kali Naik Podium, Vikram Bidik Juara di Kejuaraan Berikutnya

 Berita Video Full Version di YouTube:

Versi Tiktok:


NewsTVonline.my.id, Belitung Timur — Atlet stand up paddle Kabupaten Belitung Timur, Ahmad Vikramsyah, berhasil meraih dua podium pada Festival Stand Up Paddle Kulong Minyak yang berlangsung di Situ Kulong Minyak, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (27/9/2026).

Atlet yang akrab disapa Vikram tersebut meraih juara kedua pada nomor 300 meter putra dan juara ketiga nomor 1.000 meter putra kategori umum.

Pada nomor 300 meter, Vikram mencatat waktu 4 menit 11 detik. Juara pertama diraih Rio Saputra dengan waktu 4 menit 6 detik, sedangkan Sa'aban Rianto menempati posisi ketiga dengan catatan 4 menit 19 detik.

Sementara pada nomor 1.000 meter, Vikram membukukan waktu 7 menit 34 detik. Sa'aban Rianto menjadi juara pertama dengan waktu 7 menit 6 detik dan Rio Saputra berada di posisi kedua dengan waktu 7 menit 32 detik.

Vikram mengatakan hasil yang diraihnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan pada perlombaan berikutnya.

"Pertama, aku jatuh tadi di putaran pertama, habis itu kena gelombang dari lawan sendiri, terus kedua mungkin latihan aku sendiri kurang keras," kata Vikram.

Ia berharap dapat meningkatkan intensitas latihan sehingga mampu meraih posisi pertama pada kejuaraan berikutnya.

"Jadi ke depan ini harapan aku bisa latihan yang keras dan meraih juara satu," ujarnya.

Menurut Vikram, selain mengejar posisi juara, dirinya juga menjadikan catatan waktu sebagai salah satu target dalam mengikuti perlombaan.

"Sebenarnya kurang puas, karena untuk timing, sebenarnya nggak ngincar juara, tapi ngincar timing waktunya, satu kilo berapa," katanya.

Untuk menjaga kondisi dan performa, Vikram bersama tim menjalani latihan secara rutin tiga kali dalam sepekan dan melakukan jogging setiap hari.

"Persiapannya kami, latihannya tiga kali seminggu, kalau di tim itu dua kali seminggu, jogingnya setiap hari," ujarnya.

Zhifa Borong Dua Gelar

Sementara itu, atlet putri Belitung Timur Nazhifah Marwah atau Zhifa berhasil meraih dua gelar juara pertama pada kategori umum putri.

Zhifa menjadi yang tercepat pada nomor 1.000 meter dengan catatan waktu 8 menit 11 detik. Della Anggraeni menempati posisi kedua dengan waktu 9 menit 18 detik, sedangkan Reka berada di posisi ketiga dengan waktu 9 menit 53 detik.

Pada nomor 300 meter, Zhifa kembali menjadi juara pertama dengan waktu 5 menit 25 detik. Posisi kedua ditempati Della Anggraeni dengan waktu 5 menit 32 detik dan Aviel Zipora berada di posisi ketiga dengan waktu 6 menit 7 detik.

Zhifa mengaku bangga karena berhasil meraih juara pertama untuk pertama kalinya.

"Pastinya bangga karena ini baru pertama kali dapat juara satu," katanya.

Ia mengatakan hasil tersebut di luar perkiraannya dan berharap dapat meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.

"Saya kaget, terus bangga juga. Dan harapan ke depannya bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Diikuti 30 Peserta

Ketua KORMI Kabupaten Belitung Timur Heri Susanto mengatakan Festival Stand Up Paddle Kulong Minyak merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan di Pantai Burung Mandi.

"Tahun lalu kami menyelenggarakan kegiatan di Pantai Burung Mandi, open se-Babel juga, dan tahun ini juga kami menyelenggarakan open se-Babel di Kulong Minyak," kata Heri.

Ia mengatakan kejuaraan tahun ini diikuti sekitar 30 peserta yang terbagi dalam kategori pelajar dan umum, putra dan putri, dengan nomor perlombaan 300 meter dan 1.000 meter.

Menurut Heri, mayoritas atlet stand up paddle berada di Pulau Belitung, khususnya Kabupaten Belitung Timur. Pembinaan dilakukan melalui latihan rutin tiga kali dalam sepekan di Kulong Minyak, Manggar.

"Mayoritas atlet stand up paddle ini ada di Pulau Belitung, khususnya Belitung Timur, karena memang kita aktif melaksanakan latihan seminggu tiga kali di Kulong Minyak Manggar ini," ujarnya.

Heri mengatakan pembinaan tersebut menjadi bagian dari program KORMI Belitung Timur untuk mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi di tingkat nasional, termasuk Festival Olahraga Nasional (FORNAS).

Pada FORNAS sebelumnya di Nusa Tenggara Barat, Belitung Timur mengirim tiga atlet dan berhasil meraih satu medali perak pada kategori junior.

FORNAS berikutnya dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Tengah.

"Optimis, sangat optimis karena dari segi waktu kita mendapatkan perbaikan catatan waktu dan juga ada beberapa atlet yang baru bergabung yang menunjukkan penampilan yang cukup menjanjikan untuk kita bersaing ke tingkat nasional," kata Heri.

Hasil Kategori Pelajar

Pada kategori pelajar, Revi Anjani meraih juara pertama dengan catatan waktu 5 menit 31 detik.

Juara kedua diraih Nizar Khoirul Azwar dengan waktu 5 menit 42 detik, disusul Muhammad Ikhsan di posisi ketiga dengan waktu 6 menit dan Muhammad Marcel Liansyah di posisi keempat dengan waktu 6 menit 7 detik.

Festival Stand Up Paddle Kulong Minyak menjadi salah satu ajang pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan olahraga air kepada masyarakat di Kabupaten Belitung Timur.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan mengikuti olahraga stand up paddle.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPD II Partai Golkar Beltim Pastikan 69 Kader Siap Hadiri Pelantikan di Pangkalpinang

 
BUPATI BELITUNG SAMPAIKAN  VISI DAN MISI

Reskiansyah: Tertib Administrasi Jadi Kunci Percepatan Penerbitan IPR di Belitung Timur

Berita Video Full Version di YouTube: Berita Video Versi Tiktok: link Tiktok Versi Facebook: link Facebook NewsTVonline.my.id, Belitung Timur – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir. Reskiansyah, ST, MM, menegaskan bahwa penyelesaian administrasi menjadi tahapan paling penting dalam proses penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten Belitung Timur. Menurut dia, ketertiban administrasi menjadi fondasi agar aktivitas pertambangan rakyat berjalan sesuai aturan dan terhindar dari persoalan hukum. "Yang paling utama yang kita utamakan adalah terkait tata tertib administrasinya dulu. Tata tertib administrasinya selesai baru kita masuk ke teknis, masuk ke finansial, masuk ke yang utama lagi lingkungan," ujar Reskiansyah usai Sosialisasi Rencana Penerbitan dan Pengelolaan IPR di Ruang Pertemuan Kantor Camat Gantung, Kabupaten Belitung T...