Berita Video Full Version di YouTube:
Bagi Isyak, kehadiran perguruan tinggi di Pulau Belitung bukan sekadar menambah pilihan pendidikan. Akses kuliah di daerah dinilai dapat membuka kesempatan lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tanpa harus terbebani biaya hidup dan pendidikan di luar daerah.
"Kenapa saya bersedia jadi rektor pertama Institut Dargantara karena ini adalah seperti mimpi anak Belitong yang terwujud. Sama seperti saya. Saya ini kan dulu kuliah terpaksa keluar dan orang tua dengan susah payah mengumpulkan uang," kata Isyak seusai peluncuran Institut Dargantara di Gedung Auditorium Zahari MZ, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Sabtu (3/10/2026).
Menurut Isyak, keterbatasan biaya dapat membuat sebagian masyarakat tidak memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar Pulau Belitung. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap ketersediaan sumber daya manusia berkualitas di daerah.
"Kalau tidak ada uang, bagaimana? Bertahan tidak kuliah. Dan akhirnya, kita tidak akan pernah meningkatkan IPM, Indeks Pembangunan Manusia daerah kita, pulau ini, dan kita akan kekurangan SDM yang berkualitas untuk menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Isyak mengatakan Institut Dargantara akan diarahkan tidak hanya menyediakan pendidikan dengan biaya yang terjangkau. Perguruan tinggi tersebut juga akan berupaya menghadirkan tenaga pengajar berkualitas sehingga lulusan tetap mampu bersaing di dunia kerja.
"Justru kita akan hadirkan lebih banyak tenaga pengajar yang berkualitas global sehingga mereka nanti siap terjun ke dunia kerja secara kompetitif," katanya.
Ia berharap lulusan Institut Dargantara memiliki kebanggaan karena dapat menempuh pendidikan di daerah sendiri sekaligus memiliki kompetensi untuk berkompetisi di tingkat profesional.
"Dan punya kebanggaan bahwa sebagai lulusan-lulusan di tanah sendiri dan bisa bersaing di dunia kerja dan profesional. Itu adalah kebanggaan yang tidak bisa dinilai dengan cara apa pun," ujar Isyak.
Alasan Isyak Dipilih
Ketua Yayasan Darma Ganesha, Dr. Darmawangsa, S.Kom., M.M., mengatakan penunjukan Isyak sebagai calon rektor bukan tanpa pertimbangan.
Ia menyebut pengalaman Isyak di bidang profesional, pendidikan, masyarakat, politik, dan pemerintahan menjadi salah satu dasar yayasan mempercayakan posisi tersebut kepadanya.
"Tentu ini bukan alasan tanpa dasar. Pertama, melihat sepak terjang beliau yang luar biasa, baik di dunia profesional maupun dunia politik dan pemerintahan," kata Darmawangsa.
Darmawangsa berharap Isyak dapat mengemban amanah sebagai rektor sekaligus mengembangkan Institut Dargantara menjadi perguruan tinggi yang memiliki jangkauan lebih luas.
"Kami punya keyakinan beliau salah satu tokoh pendidikan yang ada di Belitung Timur. Ketika nanti beliau bisa mengemban amanah sebagai rektor di institut kami, kami yakin bahwasannya beliau bisa membawa institut ini menjadi perguruan tinggi yang bahkan bisa mendunia," ujarnya.
Buka Empat Program Studi
Institut Dargantara merupakan pengembangan pendidikan tinggi yang dilakukan Yayasan Darma Ganesha setelah sebelumnya mengelola Politeknik Darma Ganesha.
Pada tahap awal, Institut Dargantara membuka empat program studi jenjang S1. Yayasan juga menyiapkan pengembangan program studi jenjang S2.
"Per hari ini kami baru mendirikan empat prodi, baik di tingkat S1 atau sarjana S1, di ekonomi, pendidikan, dan hukum. Namun kami berencana akan menambahkan prodi ke depannya untuk prodi magister atau S2 di manajemen dan magister hukum," kata Darmawangsa.
Menurut dia, kehadiran Institut Dargantara ditujukan untuk memperluas akses masyarakat Belitung dan Belitung Timur terhadap pendidikan tinggi.
"Kami ingin memberikan eksistensi di perguruan tinggi pada wilayah Belitung Timur dan Belitung, supaya masyarakat mampu mengakses pendidikan tinggi, tidak perlu harus keluar. Mereka tetap bisa di sini," ujarnya.
Target Program S2 Tahun Depan
Yayasan Darma Ganesha menargetkan program studi S2 mulai dikembangkan tahun depan.
Dua program yang direncanakan adalah Magister Manajemen dan Magister Hukum.
"Kami berupaya setelah S1 ini selesai, insya Allah di tahun depan akan merancangkan penambahan prodi S2. Jadi kami berharap nanti kami akan memaksimalkan supaya prodi S2 ini sudah ada di tahun depan," kata Darmawangsa.
Ia menyebut pembukaan program S2 ditargetkan pada periode September tahun depan.
Institut Dargantara direncanakan hadir di Manggar, Kabupaten Belitung Timur, dan kawasan Pilang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Peluncuran Institut Dargantara ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Yayasan Darma Ganesha, calon Rektor Institut Dargantara, dan Bupati Belitung Timur.
Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja, Penasehat Yayasan Darma Ganesha Muhammad Noor Masese, Direktur Politeknik Darma Ganesha Frasetyo Angga Saputra, serta sejumlah undangan lainnya.
Komentar
Posting Komentar